Dapatkan info terbaru via Facebook. Silahkan klik LIKE / SUKA.

?

Foto Eksekusi Hukuman Mati Kartosoewirjo Imam DI/TII

Sponsored

Foto Eksekusi Hukuman Mati Kartosoewirjo Imam DI/TII

Masih ingat, dulu sewaktu duduk di bangku sekolah ada pelajaran yang namanya PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa). Didalamnya dijelaskan perjalanan sejarah bangsa Indonesia dari mulai pra kemerdekaan sampai pasca kemerdekaan.



Salah satu dari sejarah tersebut yaitu tentang Pemberontakan DI/TII yang dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, seorang pria kelahiran Cepu, 7 Februari 1905, sebuah kota kecil antara Blora dan Bojonegara, daerah perbatasan Jawa Tengan dan Jawa Timur.

Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo memproklamirkan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) pada tanggal 7 Agustus 1948 di Desa Pamedusan Kecamatan Cisayong Tasikmalaya. Selanjutnya Kartosoewirjo ditangkap pada 4 Juni 1962 di kawasan Gunung Geber Garut melalui taktik Pagar Betis dan Operasi Militer Bharatayuda. Bahkan kakek, ayah dan paman saya pun sempat ikut Pagar Betis di Gunung Galunggung, karena diwajibkan oleh pemerintah waktu itu. Kartosoewirjo ditangkap atas tudingan makar dan pemberontakan.

Kartosoewirjo didakwa melanggar pasal-pasal berlapis yaitu pasal 107 ayat 2, 108 ayat 2, dan 104 juncto pasal 55 KUHP, juncto pasal 2 PENPRES No.5 tahun 1959 yang dimuat dalam lembaran negara No 80 tahun 1959.

Fadli Zon menulis dalam bukunya Ć¢€œHari Terakhir KartosoewirjoĆ¢€ yang diluncurkan pada Rabu (5/9/12) di Jakarta Pusat, setidaknya ada tiga kejahatan politik yang disangkakan pemerintah pada Kartosoewirjo. Pertama, memimpin dan mengatur penyerangan dengan maksud hendak merobohkan pemerintahan yang sah. Kedua, memimpin dan mengatur pemberontakan melawan kekuasan yang telah berdiri dengan sah yaitu Republik Indonesia. Dan ketiga, melakukan makar pembunuhan terhadap presiden yang dilakukan secara berturut-turut dan terakhir dalam peristiwa 'Idul Adha'.

Pada 16 Agustus 1962, pengadilan militer menjatuhkan vonis mati bagi Kartosoewirjo. Pada 12 September 1962 Kartosoewirjo dieksekusi di Pulau Ubi di Kepulauan Seribu dan dikuburkan disana.

Berikut beberapa foto sebelum, pada saat dan sesudah proses eksekusi mati Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo yang didapat dari Fadli Zon Library :


Saat pertemuan terakhir dengan keluarga


Saat masuk dan turun dari kapal


Saat eksekusi berlangsung


Saat sesudah eksekusi

Sumber

Sponsored
Copyright 2011. All rights reserved.
artist photos