Dapatkan info terbaru via Facebook. Silahkan klik LIKE / SUKA.

?

Silva Si Penjelajah dan Mobil "Van"

Sponsored

Silva Si Penjelajah dan Mobil "Van"



Suporter fanatik Portugal, Carlos Silva.

CARLOS Silva (55) menempuh jalan darat lebih dari 4.000 kilometer dari Portugal hingga Ukraina. Dua minggu dia mengemudikan mobil van-nya. Semua terbayar dengan menyaksikan dua gol indah Cristiano Ronaldo ke gawang Belanda, Minggu (17/6). Di Stadion Metalist, Kharkiv, Ukraina, itu, Portugal menang 2-1 dan lolos ke perempat final.

Skor itu juga sesuai dengan tebakan Silva, 10 jam sebelum laga. ”Saya yakin Portugal akan mengalahkan Belanda 2-1,” ujar Silva yang pengusaha furnitur, kerajinan, dan patung etnik.

Silva selalu melakukan perjalanan darat menjelajah Benua Eropa untuk menyaksikan turnamen sepak bola kelas dunia. Ia melepaskan sisi liar dalam dirinya untuk bertualang dan memenuhi kegilaannya terhadap sepak bola.

Silva menyulap mobil van miliknya menjadi rumah kedua selama perjalanan membelah Eropa. Kabin belakang diubah menjadi ruang istirahat, lengkap dengan tempat tidur berkasur empuk untuk dua orang. Lemari kayu juga ada untuk menyimpan makanan, minuman, dan baju. Selama dua minggu perjalanan, Silva tidur di kabin belakang yang nyaman itu.

Silva sudah menjelajahi 169 negara, termasuk Indonesia. Ia menelusuri Kalimantan, berwisata ke Bali, dan menguji nyali di jalanan Jakarta. ”Indonesia bagus sekali. Saya sering ke sana mengimpor kerajinan dan patung Buddha,” katanya dalam bahasa Indonesia patah-patah.

Dari seluruh perjalanan, perburuan mencari pesta bolalah yang paling membuatnya bergairah. Ia berpesta sebulan penuh saat Piala Eropa 2004 digelar di negaranya. Silva menikmati atmosfer Piala Dunia Jepang dan Korea Selatan 2002. Pria bersuara serak tersebut juga ke Jerman, Piala Dunia 2006. Penggemar minuman anggur ini juga ke Austria dan Swiss, Piala Eropa 2008. Dua tahun kemudian, dia terbang ke Afrika Selatan.

Jejak perjalanannya bisa dirunut di mobilnya. Ia menempelkan tiket-tiket pertandingan, foto-foto bersama suporter dan pemain di dinding mobil. Foto dirinya diwawancara oleh wartawan televisi, radio, dan media cetak pun ada. Artikel-artikel tentang kegilaannya memburu pesta bola juga ditempel.

Mobil yang dicat bendera Portugal, hijau tua dan merah, dengan tulisan Portugal Allez atau Ayo Maju Portugal, itu menjadi saksi perjalanan Silva berkeliling dunia. Ia menabung selama dua tahun untuk membiayai perjalanannya menonton sepak bola, termasuk untuk ke Ukraina dan Polandia.

Ia juga menambah pemasukan selama perjalanan dengan menjual tiket pertandingan Portugal dan aksesori tim ”Seleccao”, seperti syal rajutan. Uang ekstra itu untuk biaya bahan bakar. ”Sampai dua minggu ini, saya sudah mengeluarkan uang sekitar 3.000 euro (setara Rp 35,4 juta),” ujar Silva.

Ia benar-benar memanjakan diri dan orang-orang yang ditemuinya selama perjalanan. Di Kharkiv, dia menjamu pencinta sepak bola dengan anggur. Keramahan Silva menjadi magnet bagi suporter yang rata-rata backpaker, wisatawan berkantong cekak. Saat diwawancarai jurnalis Amerika Serikat, Silva berpesan, ”Masyarakat Amerika, teruslah mencintai sepak bola, lupakan bisbol.”

Sumber : http://bolaeropa1.kompas.com/read/xml/2012/06/20/15575890/Silva.Si.Penjelajah.dan.Mobil.Van

Sponsored
Copyright 2011. All rights reserved.
artist photos